Rabu, 13 Oktober 2010

Tugas Mata Kuliah Softskill (Pengantar Bisnis)

Meledaknya Pedagang Musiman Menjelang Hari Raya Tertentu


Di Indonesia siapa yang tidak kenal dengan sebutan " Pedagang " yaitu sekelompok orang/individu yang menjual hasil dagangannya baik berupa barang ( makanan, pakaian, kebutuhan rumah tangga dll ) maupun jasa ( agen travel, money changer dll ) . pedagang banyak terdapat di kawasan berpenduduk padat pada umumnya. ada diantara mereka yang menawarkan barang / jasanya dengan berkeliling mencari konsumen, ada juga yang menyediakan satu / beberapa tempat khusus untuk mejual produk yang mereka tawarkan kepada konsumen, bahkan ada juga yang memakai media-media tertentu ( surat kabar, elektronik , internet dll ) untuk menawarkan produk yang mereka jual kepada konsumen. jika dilihat dari sumber modalnya Pedagang juga dapat digolongkan mulai dari pedagang kecil " kelas teri " (yaitu pedagang yang memiliki modal yang kecil) dan ada juga pedagang yang dikenal dengan pedagang besar "kelas kakap" (yaitu pedangang yang memiliki modal yang besar) selain itu, jika dilihat dari sisi lainnya pedagang juga ada yang hanya menjual hasil dagangannya hanya pada saat -saat tertentu, dengan kata lain si pedangang tidak secara menetap menjual hasil daganganya kepada konsumen setiap waktu tetapi hanya menjual dagangannya pada waktu-waktu tertentu . Sebuatan untuk pedagang seperti itu biasa dikenal dengan " Pedagang Musiman" Pedangang musiman seperti yang banyak diketahui, bahwa pedagang yang hanya menjual barang/jasa dagangannya pada waktu-waktu tertentu seperti pada saat upacara keagamaan, hari-hari raya, dan mejelang pergantian Tahun, bahkan ada juga individu/sekelompok orang yang pada biasanya mereka tidak berprofesi sebagai pedangang namun pada saat tertentu banyak diatara mereka yang menggunakan keahlian/kreatifitas mereka untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai jual agar dapat menghasilkan keuntungan. setiap tahunnya pedagang musiman selalu memberikan kesan dan warna yang berbeda pada hari-hari keagamaan /waktu tertentu.

Ada beberapa faktor yang membuat para individu / kelompok orang yang tertarik untuk menjual hasil karya, barang dan jasa mereka untuk menjadi pedagang-pedagang musiman:

1. Kebutuhan Konsumen
selalu saja ada yang pedagang yang secara mendadak menjual kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan pada hari hari raya tertentu. Ternyata besarnya kebutuhan konsumen terhadap suatu barang tertentu, selalu menjadi salah satu daya tarik bagi para pedagang musiman untuk ikut berpartisipasi menjajakan barang dagangan dan jasanya pada waktu – waktu tertentu. Dikarenakan meningkatnya konsumen yang memerlukan keperluan keperluan tertentu pada hari raya, yang mungkin sulit didapatkan pada pedangang- pedagang biasanya. maka pedagang musiman mengambil kesempatan ini untuk menjual produk yang ditawarkannya sesuai dengan kebutuhan dari para konsumen tersebut. misalnya:
pada saat bulan puasa, disepanjang jalan pada saat sore hari, selalu saja ada pedagang yang menjual / menyajikan makanan untuk berbuka puasa bagi umat muslim yang memerlukan makanan/minuman untuk berbuka puasa. Demikian juga pada saat menjelang hari raya natal umat kristiani, mendadak banyak toko yang biasanya tidak pernah menjual perlengkapan-perlengkapan untuk merayakan hari raya natal seperti : hiasan pohon natal, kue-kue, kartu ucapan dll, namun pada saat menjelang hari raya natal banyak toko yang menjual keperluan-keperluan itu. Sepertinya si pedagang musiman benar- benar mengerti apa yang menjadi kebutuhan dari konsumen yang memerlukan barang – barang tersebut.

2. Menyalurkan kreativias dan keterampilan
ternyata faktor ini yang juga mempengaruhi banyak individu / kelompok orang untuk ikut serta menjadi pedagang musiman pada hari raya. Banyak diantara mereka yang ternyata menjual barang hasil dagangan mereka untuk menyalurkan kreativitas dan keterampilan mereka agar memiliki nilai jual dan meghasilkan keuntungan. Seperti kasus berikut : ada anak muda yang gemar membuat kartu-kartu ucapan selamat sebagai bentuk kreatifitasnya, dan pada saat tertentu menjelang hari raya / pergantian Tahun, anak muda ini menggunakan hoby/keterampilanya membuat kartu ucapan untuk ditawakan kepada konsumen, dan sebagai hasilnya ia mendapatkan keuntungan dari apa yang dihasilkannya yang merupakan kreatifitas yang biasa dilakukannya sebelumnya.
Lalu demikian juga ada ibu rumah tangga yang gemar membuat kue kue kering yang biasanya hanya untuk konsumsi bagi anggota keluarganya, namun ia menggunakan kesempatan dihari raya tertentu seperti lebaran, natal dll untuk menawarkan kue kering yang dihasilkannya kepada konsumen, dan hasilnya banyak konsumen yang tertarik untuk membeli kue-kue kering yang tawarkannya.

3. Mengolah sumber daya
Selain faktor karena kebutuhan konsumen yang semakin meningkat dan kreatifitas yang mendorong menjadi pedagang musiman, ada juga produsen yang memamfaatkan kesempatan pada saat hari raya tertentu untuk meraup keuntungan dengan cara memamfaatkan apapun yang bisa diolah untuk menghasilkan suatu keuntungan, tak terkecuali barang-barang yang sepertinya tidak memiliki nilai jual untuk dijadikan penghasilan. Contohnya : hiasan-hiasan lebaran dan natal, lampion bahkan terompet kertas yang biasa dibunyikan pada hari-hari raya tertentu dan menjelang malam tahun baru. Tanpa disadari bahwa bahan-bahan yang digunakan oleh para pengerajin terompet tersebut merupakan bahan-bahan yang sebelumnya sudah tidak memiliki nilai jual namun diolah oleh pengerajin terompet agar dapat menjadi produk yang dicari-cari oleh konsumen pada saat-saat tertentu. Ternyata dari hasil pengolahan barang –barang seperti ( kertas, karet, plastik dan kayu ) dapat menghasilkan keuntungan yang besar bagi para pengerajin terompet tiap musimnya. Hal ini jugalah yang membuat para individu tertarik untuk memamfaatkan benda yang sepertinya tidak dapat digunakan kembali untuk dijadikan penghasilan bagi para produsen terompet.

Bisa dipastiakan pertumbuhan dari pedagang musiman tiap tahunnya akan semakin bertambah, jika kita bandingkan dengan semakin banyaknya kebutuhan konsumen yang dibutuhkan saat ini dan juga semakin sulitnya kehidupan perekonomian masyarakat saat ini akan memaksa masyarakat untuk semakin memamfaatkan situasi dan keadaan yang ada semaksimal mungkin. Disamping modal yang dibutuhkan untuk menjadi pedagang musiman tidak terlalu besar serta keuntungan dari hasil perjualan produk – produk yang ditawakan pun cukup besar, maka semakin menarik bagi individu / kelompok orang untuk mencoba keberuntungan mereka untuk menjadi pedagang musiman pada waktu – waktu tertentu. Namun walaupun demikian
tenyata keterlibatan para individu / kelompok orang yang biasanya tidak berprofesi sebagai padagang namun mereka terlibat untuk menjadi padagang musiman dan menjual produk yang dihasilkannya untuk ditawarkan kepada konsumen pada waktu –waktu tertentu,
tidak hanya menjadi keuntungan bagi si pedagang musiman dan konsumen yang dimudahkan karena keperluan dari kebutuhan mereka semakin mudah terpenuhi, sebab semakin banyak tempat/pedagang yang menawarkan setiap keperluan mereka, namun juga keterlibatan para pedagang musiman tersebut ternyata juga sangat mempegaruhi keuntungan hasil penjualan dari pedagang yang sudah ada sebelumnya dan mempersulit persaingan pasar yang ada sehinggga para pedagang yang sudah ada dan para pedagang musiman harus semakin pintar untuk menguasai persaingan pasar yang ada agar dapat memperoleh keuntungan yang maksimal dari penjualannya.
jadi apakah anda tertarik menjadi pedagang musiman?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar